Breaking News

Showing posts with label Music Zone. Show all posts

Saturday, July 28, 2012

Manfaat Musik Mozart


Musik diketahui memiliki banyak dampak positif bagi tubuh seperti menghilangkan stress atau membuat orang bahagia. Musik juga bisa membantu meningkatkan berat badan bayi yang lahir prematur, terutama musik Mozart.

Telah banyak orang mendengar musik Mozart, sebenarnya apa sih musik Mozart itu?
Istilah Mozart effect (efek Mozart) diciptakan pada 1995 oleh para ilmuwan di Universitas California yang menemukan bahwa ternyata siswa mendapat nilai yang lebih baik pada tes IQ spasial setelah mendengarkan musik Mozart. Para ilmuwan juga mencoba musik trance, musik minimalis, audio-books, dan instruksi relaksasi, namun tidak ada yang berpengaruh seperti musik Mozart.

Frances Rauscher, Gordon Shaw, dan Katherine Ky dari Pusat Neurobiologi Pembelajaran dan Memori, menulis dalam makalah mereka yang diterbitkan dalam Neuroscience Letter bahwa setelah 36 mahasiswa mendengarkan Sonata (duo piano) K. 448 karya Mozart selama 10 menit, mereka berhasil mencetak 8 - 9 poin lebih tinggi pada subtes IQ spasial Skala Kecerdasan Stanford-Binet dibandingkan setelah mereka mendengarkan instruksi relaksasi atau tidak mendengarkan apa-apa. Kegiatan ini hanya berlangsung 10-15 menit.

Studi selama lima hari, yang menguji 79 siswa, juga mencatat peningkatan dramatis dari hari pertama ke hari kedua, yaitu peningkatan 62% bagi kelompok pendengar Mozart, 14% bagi kelompok diam (kelompok yang tidak mendengarkan apa-apa), dan 11% bagi kelompok campuran (kelompok yang mendengarkan jenis musik dan rekaman lain). Studi ini menyimpulkan bahwa respon korteks terhadap musik Mozart ialah sebagai bahasa internal untuk meningkatkan fungsi otak.

Menurut kabar, biarawan di Brittany, Prancis, adalah orang pertama yang menyuruh untuk memperdengarkan lagu Mozart kepada para sapi, menurut ABC News. Dan kini, para petani mulai dari Israel hingga Inggris semuanya memperdengarkan musik klasik bagi sapi mereka.

Pada Januari 2010, jurnal Pediatrics menerbitkan sebuah studi oleh para ilmuwan Israel yang menunjukkan bahwa musik Mozart membantu proses kelahiran bayi prematur lebih cepat dengan berat badan normal. Para peneliti memutar sekitar 30 menit musik Mozart kepada 20 bayi prematur di Tel Aviv Sourasky Medical Center selama dua hari berturut-turut dan ternyata mereka memiliki berat badan yang lebih besar daripada bayi-bayi prematur lainnya yang tidak mendengarkan musik.

Berikut adalah 12 manfaat musik bagi ibu hamil, janin atau bayi:

  1. Musik dapat membantu proses komunikasi dan sambung rasa antara ibu dengan bayinya, bahkan ketika bayinya masih berada dalam kandungan.
  2. Musik dapat merangsang pertumbuhan otak bayi baik ketika ia masih berada dalam rahim maupun setelah ia dilahirkan.
  3. Musik memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi dan sikap sejak bayi masih berada dalam kandungan.
  4. Musik menyediakan pola yang baik sehingga bayi dapat membangun pemahamannya tentang dunia fisik.
  5. Musik dapat mengurangi tingkat ketegangan emosi atau nyeri fisik selama ibu masih hamil serta berdampak positif pada bayi yang akan dilahirkannya.
  6. Musik dapat meningkatkan perkembangan motoriknya, termasuk upaya bayi saat belajar merangkak, berjalan, melompat dan berlari.
  7. Meningkatkan kemampuan bayi dalam berbahasa, termasuk perbendaharaan kata, kemapuan berekspresi dan kelancaran berkomunikasi.
  8. Musik dapat memperkenalkan bayi dengan dunia yang lebih luas, termasuk dalam mengekspresikan emosi, kreatifitas serta keindahan estetik.
  9. Musik dapat meningkatkan kemampuan bayi dalam bersosialisasi.
  10. Musik dapat membantu bayi meningkatkan keterampilannya kelak, misalnya membaca, menulis, matematika dan keterampilan akademik lainnya. Bayi juga dapat terstimulir dalam kegiatan mengingat dan menghapal.
  11. Musik akan memperkenalkan bayi dengan kegembiraan yang dapat diperolehnya dalam pergaulan atau sosialisasi.
  12. Dengan musik, anak terbantu dalam menciptakan kesadaran yang kuat atas jati dirinya.

Selain untuk bayi, efek Mozart juga bisa dirasakan manfaatnya bagi anak-anak. Salah satunya adalah meningkatkan kecerdasan anak yang setelah mendengar musik Mozart nilai IQ akan bertambah sebanyak 8-9 poin.

Begitu juga pada tahun 2010, sebuah pabrik pengolahan limbah dekat Berlin, Jerman, mengujicobakan sistem suara Mozart yang dibuat oleh perusahaan Jerman, Mundus. Musik karya Mozart The Flute Enchanted itu diperdengarkan bagi mikroba pemakan limbah.

Awalnya, pabrik hampir membatalkan percobaan setelah beberapa bulan. Namun setelah setahun, ketika tiba saatnya untuk membersihkan lumpur, pabrik mendapati bahwa mereka hanya mengangkut 6.000 meter kubik lumpur, bukan 7.000 meter kubik seperti yang biasa mereka lakukan.

Detlef Dalichow, spesialis dalam manajemen air limbah, mengatakan kepada surat kabar Märkische Allgemeine, “Limbah lumpur yang harus kami angkut pergi secara signifikan telah berkurang.” Perusahaan diperkirakan mampu menghemat hingga 10.000 euro (sekitar 115 juta rupiah) untuk biaya pengangkutan lumpur. Mundus mengatakan bahwa dalam memutar musik Mozart, mereka berusaha menggunakan speaker besar sehingga tampak semirip mungkin dengan suara ruang konser.

Demikian postingan saya buat, semoga bermanfaat untuk semua. Selamat berkarya, dan tetaplah cintai produk dalam negeri.




SaLam SeManGat (^_^")
(FNU)
Sumber : DetikHealth dan Erabaru
Saturday, July 28, 2012 Diposkan oleh Unknown 0

Friday, July 27, 2012

Manfaat Musik Menurut Genre

Bagi pecinta musik, belum tentu semua genre disukai juga, bahkan seorang penyanyi hanya mau menyanyi dengan khas dia dan sesuai genre-nya. Begitulah kegemaran, setiap orang memiliki kegemaran sendiri yang tidak selalu sama. Saya pun demikian, senang mendengarkan musik, senang menyanyikannya walau terkadang tak enak di dengar, buat saya pribadi menyanyi untuk kepuasan diri sendiri karena saya sangat menyadari saat saya menyanyi (baca: bergumam sendiri) sayalah satu-satunya yang dapat menikmati lagu yang saya nyanyikan, karena memang saya tak pandai dalam bidang ini (baca: fals), hehe.

Mendengarkan musik lalu saya nyanyikan (terlebih di kamar mandi) saya anggap juga sebagai terapi, obat saat saya sedih, saat saya stres, saat saya bahagiapun musik selalu jadi veavorit saya. Ketika saya jalan-jalan di inet bersama team veavorit saya, the google and the crew (maaf itu istilah saya sendiri, hehe) saya mampir di sebuah web, lalu membacanya, kemudian ingin saya abadikan di blog saya karena saya memang tak memiliki bakat yang bagus jadi saya jadikan referensi di blog saya agar sewaktu-waktu saya bisa baca ulang dan ada pengetahuan untuk bisa di ceritakan ke anak cucu saya kelak, (hehe, ceileee).

Gambar: Ilustrasi Musik
Mendengarkan alunan musik merupakan aktivitas yang menggunakan seluruh bagian otak tetapi sangat mengasyikan.  Pytahgarus, Plato dan Aristoteles sudah sejak lama menyadari kekuatan terapi musik. Einstein sendiri mengatakan alasan ia begitu pintar adalah karena dia gemar bermain biola.

Musik yang indah di telinga kita ternyata bukan hanya mengembalikan romantisme masa lalu tetapi dapat mempengaruhi fungsi-fungsi tubuh. Yang menarik, setiap jenis musik memiliki efek yang berbeda pula.

-  Musik Klasik

Musik klasik adalah jenis musik yang melibatkan sebuah orkestra besar dan biasanya tanpa iringan vokal. Alunannya bersifat menenangkan tubuh dan merangsang pikiran. Musik klasik juga terbukti bisa mengurangi stres (bahkan bagi mereka yang tidak menyukai musik klasik) dan meningkatkan kecerdasan jenis tertentu seperti kemampuan verbal dan penalaran spasial-temporal.

Sebuah penelitian  yang dilakukan di Hongkong pada 90 anak usia 6 sampai 15 tahun menemukan anak yang belajar main musik dengan program string orkestra sekolah memiliki skor lebih tinggi pada tes memori verbal dan kata-kata baru  dibandingkan dengan mereka yang tidak berlatih. Mendengarkan musik klasik juga memiliki efek yang sangat menenangkan hati dan membantu pasien penyakit jantung.

- Musik Country

Musik country lebih banyak dikaitkan dengan depresi dan bunuh diri. James Gundlach, profesor sosiologi, dalam penelitiannya menemukan bahwa angka bunuh diri bisa dikaitkan dengan penggemar musik country. Dia menyimpulkan bahwa tema musik country menumbuhkan suasana hati yang tidak enak terutama pada orang yang punya kecenderungan untuk bunuh diri. Gundlach mencatat bahwa bunuh diri terjadi hanya dengan musik country yang lawas dan iramanya tidak sedinamis sekarang.

- Musik Rap atau Hip-Hop

Musik hip-hop memiliki efek yang berbeda pada remaja. Di satu sisi, ditemukan menimbulkan perasaan negatif dan di sisi lain begitu energik sehingga membuat Anda ingin berdiri dan menari.

Sebuah penelitian mengenai efek video rap pada kesehatan emosional menemukan remaja yang menghabiskan lebih banyak waktu menonton adegan seks dan kekerasaan yang digambarkan dalam musik rap terutama dalam video klip bertema gengster, punya kecenderungan mempraktekkannya dalam kehidupan nyata.

- Musik Rock

Tidak seperti jenis musik lain, mendengarkan musik rock bisa meningkatkan adrenalin . Namun jika Anda tak terbiasa mendengarkan, musik cadas bisa membuat Anda merasa marah dan kesal seiring dengan meningkatnya detak jantung dan tekanan darah. Namun, jika Anda menyukai musik dengan irama yang cepat, jenis musik ini akan membantu meringankan stres, tanpa mempengaruhi denyut jantung atau tekanan darah.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus yang diperdengarkan musik rock yang makin lama semakin buruk ternyata tikus-tikus menjadi kebingungan dan tidak bisa melewati labirin. Ketika dibedah, ternyata struktur otak tikus itu telah mengalami perubahan struktural yang abnormal.

Para peneliti menemukan saraf-saraf dalam hipocampus yang merupakan bagian otak untuk belajar dan memori, tumbuh secara liar tanpa terhubunga dengan saraf lainnya. Ini bisa menjelaskan mengapa mendengarkan musik rock bisa membuat seseorang menyukai narkoba dan seks bebas.

Sementara ini dulu yang saya share ya teman-teman, lain kali kita kupas lebih rinci.


Salam Semangat ^_^
(FNU)
Sumber: Kompas
Friday, July 27, 2012 Diposkan oleh Unknown 0